Selamat Datang di Notebook Sharie

Minggu, 03 Juni 2018

[Blogtour & Giveaway] Karung Nyawa - Haditha

Judul: Karung Nyawa
Penulis: Haditha
Penerbit: Bukune
Terbit: 2018
Tebal: iv + 220 hlm
ISBN: 978-602-220--265-3


Blurb

Johan Oman, Pemilik Konter Pulsa
Ah, kejadian lagi, padahal belum juga hilang ingatanku akan kejadian mengerikan itu! Udahlah, tutup konter saja!

Janet Masayu, Pemandu Karaoke

Pacarku memang benar-benar trauma akan kejadian itu. Sekarang dia nggak mau keluar sama sekali dari konter pulsa kecilnya. Harus bagaimana ya kalau sudah begini... 
Zan Zabil Tom Tomi, Penjaga Warnet
Menarik! Polisi saja tidak sanggup memecahkan misteri ini.
Sepertinya sudah perlu detektif partikelir yang lama nganggur ini turun tangan. 
Tarom Gawat, Cucu Dukun
Gawat... gawat... GAWAT!

Empat pemuda bekerja sama menyelidiki kasus ganjil yang menggegerkan desa. MEreka tidak pernah menyangka akan berada di ranah klenik nan mistik yang membuka rahasia masa lalu kelam Purwosari.
Bukan hanya soal pesugihan dengan tumbal, tapi jauh lebih mengerikan lagi, perihal legenda Toklu--Pemulung pemburu kepala manusia yang mungkin benar adanya.

Kini mereka harus menghadapi tantangan terbesar ketika mendapati bahwa pemburu dan mangsa terakhir dari semua ini lebih dekat dari yang mereka kira. 

Review

"Dulu kamu pernah ya, menemukan mayat tanpa kepala?"
 (hlm. 9)

Kisah ini diawali oleh Johan Oman--yang saat itu berusia dua belas tahun-- menemukan sebuah mayat perempuan tanpa kepaladi sebuah sungai. Sejak saat itu, Johan Oman bersembunyi dan menutup diri dari orang-orang yang kepo tentang kejadian tersebut. 

Tujuh tahun kemudian di tempat yang sama, peristiwa tersebut terulang kembali. Johan Oman yang masih trauma tentang kejadian sebelumnya, kembali bersembunyi. Zan Zabil Tom Tomi--biasa dipanggil Jabil-- geram dengan kejadian yang telah meresahkan orang-orng di daerah tempat tinggalnya, termasuk sahabatnya Johan Oman. Terlebih, polisi sulit mengungkap kasus tersebut.

Semakin hari semakin banyak isu yang beredar di kalangan masyarakat, salah satunya adalah rumor tentang Toklu--rumor yg dihembuskan untuk menakut-nakuti anak-anak agar tidak bermain di luar rumah saat Dzuhur. Toklu digambarkan sebagai seorang pemulung berdarah dingin yang membawa kait panjang pengorek sampah, fisiknya tua dan ringkih, serta memakai topi tambalan dan keranjang punggung yang besar. Konon, kaitnya itu sangat panjang, yang mampu menebas leher orang. Hiii, serem ya...

Karna rumor tersebut, terpancinglah naluri detektif dari dalam diri Jabil. Bersama Johan Oman, Janet Masayu (pacarnya Johan) dan Tarom Gawat--bocah "gawat" yang mewarisi keturunan leluhurnya, yaitu mampu melihat menembus dunia gaib-- mereka berempat mencoba menyelidiki kasus tersebut. Berhasilkah mereka mengungkap peristiwa yang mengegerkan tersebut?

"Kamu itu dikenal sebagai biang kerok. Bocah gawat yang bikin gawat sekitarnya. Jangan main-main denganku." (hlm. 81)

Dari awal, penulis sudah mengajakku (baca: pembacanya) untuk merasakan kengerian. Gimana tidak? Aku disuruh membayangkan mayat tanpa kepala yang mengambang di sungai. Selain itu, aku juga diajak untuk mengenal tentang "toklu". Jujur, saat anak-anak aku tidak pernah mendengar tentang toklu (mungkin karna aku tidak berdomisili di daerah Jawa Timur). Walaupun aku baru mengetahuinya, penulis berhasil membuatku merasakan keseraman sosok toklu itu. Untung saja, kalau aku tahu dari kecil, bisa-bisa aku semakin jadi orang yang penakut. Hehe...

Selain itu, buku ini menurutku "full" dengan keunikan. Mulai dari nama tokoh-tokohnya, karakter tokoh-tokohnya, dan ide penulisannya yang menggabungkan unsur klenik dengan unsur penyelidikan. Bisa dibilang, buku ini adalah buku horor rasa detektif.

Dari sekian nama dan karakter tokoh yang ada di buku ini, tokoh yang paling aku suka adalah Tarom Gawat. Sesuai namanya, karakternya juga cukup "gawat" untuk dikenal. Dia memang nggak seganteng Johan dan sepintar Jabil, tapi auranya itu loh bikin aku suka 😂😂 haha.. Ya, mirip-mirip sosok Sevro di seri buku "Red Rising".

Ada beberapa kejutan yang bikin aku "syok", terutama yang dialami oleh Johan. Bikin sedih. Tapi, aku puas dengan akhir dari penyelidikannya. Kasusnya sih berhasil diungkap, tapi sepertinya penulis memberi "kode" kalau nanti akan ada buku selanjutnya. Ah, bikin penasaran!

"Hanya orang-orang putus asa yang bisa-bisanya melakukan pesugihan." (hlm. 138)




GIVEAWAY TIME!



Nah, saatnya aku akan bagi-bagi sebuah buku "misterius" persembahan Haditha dan penerbit Bukune. Caranya mudah kok:

  • Peserta berdomisili atau memiliki alamat pengiriman di Indonesia
  • Follow akun twitter @hahahaditha@Bukune dan @nAshari3. Jika tidak ada twitter, kamu bisa like FB page Fiksi Klenik atau bisa juga follow IG @haditha_m@bukune dan @nashari3
  • Share/repost info giveaway ini di akun twitter/IG milikmu dengan mention ketiga akun di atas, jangan lupa gunakan hestek #KarungNyawa & #BukuneFresh
  • Jawab pertanyaan berikut di kolom komentar di bawah, dengan mencantumkan nama dan akun twitter/ig yang digunakan untuk membagikan info giveaway ini.

"Apa yang akan kalian lakukan saat kalian menemukan sebuah mayat tanpa kepala?"

  • Giveaway ini akan dibuka hanya lima hari saja, dimulai hari ini hingga tgl 7 Juni 2018 pkl. 23.59 WIB. 
  • Pemenang akan diumumkan paling lambat dua hari setelah penutupan di semua akun sosialku (twitter, ig dan blog).

GOOD LUCK!

10 komentar:

Farikhatun Nisa mengatakan...

Nama: Farikhatun Nisa
Twitter: Littlepaper93

Jawaban: yang pasti aku bakal kaget, dan bakal teriak walaupun aku yakin teriakku nggak bakal kenceng. Lalu bakal menjauh, Menenangkan diri, lalu segera cari bala bantuan. Yang pasti aku bakal syok, trauma juga. Nangis dan gemetar pasti. Nangis karena saking takut, terkejut, campur aduk perasaan. Belum lagi kalau harus menghadapi banyak orang yg kepo tanya2 soal kejadian itu. Jadi bener2 harus menyembuhkan trauma dan mental setelah kejadian itu.

InfinitiveBlank mengatakan...

Nama: Stefany
Twitter: @BlankInfinitive(InfinitiveBlank)

Jawaban: Jelas aku sangat terkejut. Aku langsung teriak cari bantuan dan menelepon polisi. Karena aku udah terbiasa baca komik dan novel yang bertema pembunuhan, aku gak bakal panik. Mungkin aku bisa mimpi buruk ketika aku tidur. Sebisa mungkin setelah aku mendapat bantuan, aku mau langsung pulang karena aku pasti kelelahan dan ingin beristirahat setelah mengalami kejadian tersebut.

Rizuka Chan mengatakan...

Nama: Rizka
Twitter: @rizkazza_hra
Jawab: Reaksi aku pertama kali pasti bakalan shock, diem dulu dan mencermati apa yang sedang terjadi, bawa mayat ke tempat yg lebih layak lalu nutupin mayat dengan daun atau sesuatu tentunya, agar tidak perlu berlama2 melihat kondisinya yang sangat buruk. setelah itu sebisa mungkin mencari pertolongan terdekat, dan telpon polisi.

Dinan Wiyantika mengatakan...

Nama : Dinan Wiyantika
Twitter : @dinan_wiyantika
Jawaban : Pasti aku akan shock, bukan teriak namun akan kesulitan berkata dengan melihat kejadian seperti itu. Yang akan aku lakukan selanjutnya adalah menenangkan diriku sendiri,setelah tenang maka aku akan mencari pertolongan dengan memberi informasi kepada warga sekitar atau perangkat desa tersebut,lalu menghubungi pihak berwajib supaya mayat tersebut segera ditindak lanjuti,karena kepolisian akan lebih tahu tindakan apa yang akan diambil.

Bety Kusumawardhani mengatakan...

Nama: Bety Kusumawardhani
Twitter: @bety_19930114
Jawaban: Aku akan melakukan 2 hal:
1. Langsung lapor ke pihak berwajib agar segera ditindaklanjuti, mungkin aku akan sedikit terkenal karena diwawancarai sebagai saksi yg menemukan mayat tsb pertama kali.
2. Langsung terapi ke psikolog untuk mengobati rasa trauma setelah melihat hasil karya si pembunuh. Aku yakin demi apapun tak seorangpun ingin melihatnya dan merekamnya di otak selama beberapa tahun ke depan.

Bintang Maharani mengatakan...

Bintang Maharani
@btgmr (twitter)

Biasanya kan saya bawa hp ke mana-mana. Mumpung bawa hp yg berkamera, saya foto dulu itu penemuan mayat sebagai bukti, ya kalo aja nanti sampe dibilang "no pic = hoax". Lalu saya kabur meninggalkan TKP, kemudian langsung lapor ke ketua RT atau kadesnya atau siapa pun deh orang di sana sambil nunjukkin bukti foto tadi bahwa saya ga hoax dong. Habis itu ya nuntun mereka ke TKP tadi, setelah ketemu mayatnya trus saya langsung permisi mau pulang aja sambil ngapus foto yg tadi (ngapain nyimpen foto mayat kan?). Sisanya biar orang-orang itu saja yg urus si mayat dan melaporkan kasus itu ke polisi. Cukuplah saya jadi 'penemu' nya saja, ga tahan dan ga mau lama-lama berurusan dengah mayat misterius tanpa kepala seperti itu :(

Devira Belin mengatakan...

Nama: Devira belin
Twitter: @virscnd
Jawaban: Aku bakal kabur sambil teriak supaya ada denger dan minta tolong agar diuruskan itu jenazah walaupun tanpa kepala untuk agar segera dipindahkan tempatnya ke yang lebih baik dan menutupi kepalanya dengan koran atau daun dan sejenisnya. liat seperti suatu yg mengerikan buatku, ga terbayang. Aku berusaha untuk melupakan dan tidak mengingat wujud mayat yang aku temukan (mungkin ini ga gampang) karena kalo liat yang seperti bakal lebih gampang inget dari pada lupa soalnya serem kan. Sembari menetralkan pikiran aku mencoba menghubungi polisi dan membiarkannya menjadi tanggungjawab polisi untuk mencari tau identitas mayat tersebut, mendapat kontak keluarga lalu menghubunginya dan dapat segera menguburkan mayat tersebut dengan layak karena tidak boleh menundanya lagi. Kita gatau itu terjadi pembunuhannya kapan. Lebih cepat lebih baik

Anonim mengatakan...

sambil berucap "innaa lillahi wa innaa ilaihi rooji'uun" hal pertama kulakukan mungkin nutup mulut n hidung dg tangan (secara ku orang agak sensitif dgn pemandangan yg seperti itu,..
Setelah itu,.. dengan terus berusaha pura2 tenang (iyalah harus tetep pura2 tenang, secara kan gak lucu kalo cowok liat gituan ajja mo pingsan,.. *takut dibilang lebay) langkah selanjutnya yg paling mungkin adalah nyari bantuan dari siapapun orang yg ada, (lbh bnyk orang lbh baik) biar ada yg laporin ke pak rt/rw lah,.. selebihnya biar mereka yg meneruskan ke pihak berwajib (untuk mengusut misteri di balik kejadian tsb), soalnya ku gak begitu suka ngurusin hal-hal seperti itu,.. (kecuali jika benar-benar dibutuhkan)
#sudah selesai kembali jalani hidup seperti biasa,.. dengan coba hapus memory tentang kejadian yg lumayan bikin shock itu.

Widha Auranisha mengatakan...

Widha Auranisha
IG : Storynerd_

Pertama tama ikut berduka cita atas meninggalnya seseorang walaupun itu bukan orang yg tidak kita kenal, tentang jasad tanpa kepala. Pertama kalinya saya akan berteriak meminta tolong pada masyarakat sekitar jika tidak ada respon sama sekali saya akan menghubungi pihak yang berwajib dan saya berusaha mencari tanda pengenalnya untuk menghubungi keluarga atau kerabat terdekatnya. Sebisa mungkin menahan rasa takut dengan keberadaan mayat tersebut jika sama sekali tidak ada respon baik dari keluarga maupun pihak yang berwajib saya memilih untuk menguburkan jasadnya. Agar bisa tenang di alam san7a, saya juga akan menghungi kerabat terdekat dan pihak berwajib untuk menyelidiki mengapa jasad tersebut mati tanpa kepala, apakah motif pembunuhan ataukah ada motif yang lain dibalik jasad kematian mayat tanpa kepala.tak lupa juga kita ikut mendoakan ahar jasad bisa tenang di sana dan kita pun bisa ikut tenang dalam menjalani hidup sehari-hari :)

Amara devi mengatakan...

Nama : Aya Desak Dewi
Twitter : @itsayakanaya
Jawaban : Yang aku lakukan jika menemukan mayat tanpa kepala bergantung pada jarak menemukannya. Jika aku menemukannya dari kejauhan, pasti aku kaget, bertanya-tanya apakah yang aku lihat itu benar mayat jika aku yakin itu mayat baru aku memberitahu warga disekitar dengan tenang dan tindakan selanjutnya ku serahkan pada warga sekitar. Apabila tidak ada warga ya aku langsung lari saja pulang dan menceritakan pada orang tuaku.
Jika aku menemukannya dengan jarak yg dekat, pasti aku sangat kaget, tak mampu untuk bicara,memejamkan mataku untuk sementara waktu dan kembali melihat mayat tanpa kepala tersebut Lalu mencari daun atau apapun itu yang bisa digunakan untuk menutup bagian yg hilang. Setelah itu aku mulai menjauh dulu baru ku telpon polisi, apabila dimintai keterangan sebagai saksi, aku siap.

[Pengumuman Blogtour & Giveaway] Karung Nyawa - Haditha

Selamat pagi, Ada yang menunggu pengumuman Tur Buku Karung Nyawa karya Haditha? Aku sudah dapat pemenangnya. Yeay! Namun, sebelumnya ...