Selamat Datang di Notebook Sharie

Selasa, 24 Oktober 2017

[Blogtour & Review] Pinocchio Husband - Pia Devina

Judul Novel: Pinocchio Husband
Penulis: Pia Devina
Penerbit: Roro Raya Sejahtera (Imprint Twigora)   
Jumlah Halaman: 264 hlm
Bookpaper 55 gr
ISBN: 978-602-60748-5-0
Harga: Rp. 70.000,-


Tagline:

Jangan berbohong pada orang yang mencintaimu. 
Jangan mencintai orang yang berbohong padamu.

BLURB


THE NOT-SO-HAPPY WIFE
“Aku akan menikah, Ma, Pa.”

THE PINOCCHIO HUSBAND
“Kita hanya perlu bersandiwara seperti ini.” 
WEDDING OF LIES
Simbiosis mutualisme, begitu mereka menyebut pernikahan itu.
Gwen bisa kembali dipertemukan dengan adiknya yang telah lama hilang, sedangkan Tristan bisa
menggunakan pernikahannya untuk menyukseskan ambisinya sebagai penerus bisnis keluarga.

Dan setelah keduanya mendapatkan yang mereka mau, bercerai adalah langkah selanjutnya.

HAPPILY NEVER AFTER?
Kehidupan pernikahan mereka yang menyerupai roller coaster—termasuk borok memalukan yang setengah mati disembunyikan oleh keluarga besar Gwen—mendekatkan jarak di antara mereka. Menumbuhkan perasaan yang diikuti dengan pertanyaan besar: apakah keduanya sudi berkompromi demi harapan bahwa pernikahan ini akan berjalan lebih dari sekadar lima bulan?

REVIEW


Pertama kali membaca judul novel ini, kupikir aku akan disungguhi kisah seseorang yang memiliki suami yang sering sekali berbohong seperti pinokio. Hal ini diperkuat oleh taglinenya yang penuh kebohongan, duh jadi bertanya-tanya "kira-kira sebrengsek apa ya suaminya?" πŸ˜…

Namun, dugaanku itu salah. "Pinocchio Husband" di sini ternyata dimaksudkan sebagai "suami bohongan". Pernikahan yang direkayasa untuk kepentingan pribadi kedua pihak, yang sekarang hitsnya dikenal dengan "kawin kontrak". 

"Simbiosis mutualisme: semestinya saling menguntungkan, bukan?"

Adanya simbiosis mutualisme itu ternyata tidak membuat pernikahan antara Gwen dan Tristan menjadi lebih mudah. Mereka mulai merasakan kelelahan untuk selalu berpura-pura di hadapan semua orang. Tak hanya itu, kepura-puraan itu juga akhirnya membuat keduanya saling membohongi perasaan masing-masing. 

Sayangnya, konflik yang terjadi di pernikahan Gwen dan Tristan menurutku agak kurang greget. Kenapa? Alasannya di sini ya. Entah kenapa konflik mereka hanya bersumber pada diri mereka masing-masing yang saling gengsi. Bahkan, aku malah merasa fokus permasalahan di novel ini lebih kepada hubungan antara Gwen dan Guruh.

"Hidup itu lucu. Terlalu banyak rahasia yang sanggup bikin seseorang bertindak gila hanya untuk memecahkan misteri di dalamnya." (hlm. 54)

Walaupun begitu, aku tak memungkiri bahwa chemistry antara Gwen dan Tristan dibangun dengan baik. Pasangan ini terlihat sweet banget... jadi bikin iri kaum jomblo nih. Apalagi, sosok Tristan ini digambarkan suamiable, hmm.. jadi pengen punya suami seperti Tristan. Xixixi... Tak heran, bila novel ini terpilih menjadi juara ketiga kategori "sweet romance" dalam lomba "Sweet and Spicy Romance" yang diadakan oleh Twigora beberapa waktu lalu.

Selain Tristan, tokoh lain yang aku suka adalah Guruh. Aku salut dengan kedewasaannya. Jarang sekali ada orang yang memiliki kepribadian seperti Guruh. Bila aku berada di posisinya, aku akan sulit melakukan semua hal yang dilakukan olehnya. Namun, sekuat apapun seseorang menjadi tegar, ada kalanya dirinya bisa rapuh juga. Dan ini yang tak dilupakan oleh penulis. Good job kak Pia.

"Sesulit-sulitnya memaafkan adalah memaafkan diri sendiri."

Overall, aku sangat menikmati kisah di "Pinocchio Husband". Ceritanya sangat mengalir dan ringan, tidak butuh waktu lama bagiku untuk menyelesaikan novel ini. Selain itu, aku juga merasakan perbedaan gaya penulisan kak Pia bila dibandingkan dengan karya sebelumnya yang sudah aku baca (aku baru membaca novel "ROMA"). Menurutku, gaya penulisan di novel ini lebih berkembang dan hidup.

Untuk kamu yang menyukai genre romance, khususnya yang bertema wedding, aku sangat merekomendasikan novel ini. Kamu pasti akan menemukan "sesuatu" yang tidak ada di novel lainnya yang sejenis.

"Lembar terakhirnya seperti apa, kau yang memilih."

Photo Challenge




Nah, ini yang selalu menjadi special part dalam rangkaian blogtour Twigora. Apalagi kalau bukan photo challenge yang harus dilakukan oleh para host. Kali ini, para host blogtour "Pinocchio Husband" ditantang untuk melakukan "pose kaku" seperti boneka kayu. Dan dengan kekuatan bulan  "muka tembok" dan ngegantung di gorden, beginilah hasilnya...



Bagaimana? Sudah berhasilkah diriku? Hayo... jangan terlalu fokus, nanti malah terpesona. Hehe...



Jangan lupa mampir juga ya di blog teman-teman host lain untuk melihat review novel "Pinocchio Husband" karya Pia Devina ini.

1. 14 – 16 Oktober :  Nathalia Diana Pitaloka

2. 17 – 19 Oktober:  Afifah Mazaya

3. 20 – 22 Oktober:  Wardahtuljannah

4. 23 – 25 Oktober:  Sharie (kamu sedang mampir di sini)

5. 26 – 28 Oktober: Farida Endah













18 komentar:

Heni Susanti mengatakan...

Aku kok gak pernah kepikiran kalau maksud Pinocchio Husband itu suami bohongan ya? Makanya pas baca review dan banyaknya kebohongan dalam pernikahan Gwen dan Tristan aku malah setuju sama judul Bittersweet Lie.

Akhirnya paham dan bisa menyetujui judul Pinnochio Husband untuk kisah ini. �� #gakadayangnanya

Insan Gumelar Ciptaning Gusti mengatakan...

Aku langsung 'berhenti sesaat' ketika membaca bagian konflik yang kurang greget. Masalah yang hanya berputar karena gengsi itu menyebalkan. Sederhananya kayak ftv-ftv yang lagi cari-carian. Aku ke sini, dia ke sana. Aku ke sana, dia ke sini. Itu menyebalkan kuadrat. Tapi kok malah mendapatkan 4 bintang?

Lalu katanya suamiable, suamiable seperti apa sih kok malah bikin ceritanya enggak greget? Nah, aku penasarannya dibagian itu.

Eni Lestari mengatakan...

walah sama donk, Kak Sar. kupikir juga novel ini tentang suami yang suka bohong. ternyata bukan. untung baca reviewnya dulu, jadi gak salah tafsir deh, haha. karena Kak Sar kasih 4 bintang, aku jadi penasaran seseru apa ceritanya. aku inget dulu pernah baca novel dengan tema kawin kontrak dan endingnya mereka saling jatuh cinta. apa novel ini kek gitu juga? penasaran euy!! btw Kak Sar itu fotonya pake korden ya talinya? sungguh kreatif!! πŸ˜‚πŸ˜‚

@lenalicious mengatakan...

Sebenarnya udah mau berhenti pas baca konfliknya yang kurang greget. Tapi sebenarnya penasaran gimana sih membangun chemistry kedua tokoh -Gwen dan Tristan yang kak Sharie bilang terbangun dengan baik. Dan lebih penasaran karena penulisnya juara ketiga di kompetisi Sweet and Spicy Romance, kompetisi yang bikin aku kebingungan nyari karakter yang pas untuk ikutan kompetisi itu. Berkali-kali rombak, dan gagal sampai ketemu deadline. Intinya, pengin belajar sih gimana membangun chemistry antar tokoh, terus pengin menganalisa konflik yang dibilang kurang greget.

Itu alasannya pengin dapat giveaway Pinocchio Husbandnya kak Pia Devina

Elsita Fransiska Mokodompit mengatakan...

Aku juga sama.ngiranya bercerita trntang suami yang tukag bohong haha. Abis ada pinokionya sih. Konflik cinta gengsi2an kayaknya emang wajar bikinbgregetan. Sama perasaan sendiri kok gengsi? Tapi interaksi dua orang asing yang harus berusaha romantis di depan banyak orang selalu aku sukai. Jadi, aku tetep penasaran sama novelnya.

seffi soffi mengatakan...

Aku pas baca beberapa review, masih belum ngeuh hubungan pinocchio husband dengan cerita nya. Hoalahh ternyata emang menganut paham simbiosis mutualisme toh.. Perkawinan yang dilandasi dengan kontrak. Tema begini, selalu bikin saya penasaran dan saya tertarik. Semogaa saya bisa mencicipi karya penulis :)

Lina Ernawati mengatakan...

Kak sharie ternyata kita satu pemikiran lol. Aku pikir sosok suami disini hobinya berbohong, eh tapi kayaknya salah ya? πŸ˜‚Judul novelnya unik, bahkan hampir semua judul novelnya kak pia ini unik πŸ˜‚

"Hidup itu lucu. Terlalu banyak rahasia yang sanggup bikin seseorang bertindak gila hanya untuk memecahkan misteri di dalamnya." (hlm. 54)
Ya kutipan ini benar banget. Kadang suka mikir, seseorang yang terlalu fokus terhadap kehidupan tanpa peduli kematian itu perlu di ruqyah kali ya? Padahal hidup itu ya gini-gini aja. Dibohongi pasti bakalan marah, jujur pun pasti bakalan tetep marah. Belum lagi pasti banyak orang yang kepo sana-sini sampai nekat ngelakuin apa aja πŸ˜‚

"Sesulit-sulitnya memaafkan adalah memaafkan diri sendiri."
Yang ini juga benar banget!
Hampir semua orang tahu kalau musuh terberat manusia adalah dirinya sendiri. Apapun yang kita lakukan, diri kita sendirilah yang akan sangat sulit mempertimbangkan efeknya.
Semua itu berawal dari diri kita sendiri dan berakhir pada diri kita sendiri pula. Kita yang melakukan kesalahan, dan kita juga yang akan sulit memaafkan kesalahan yang sudah diperbuat.

Reviewnya keren! Simpel tapi memuat banyak hal penting.
Terus semangat mereview yaa ibu guru πŸ’•

Jessica William mengatakan...

Entah kenapa baca blurbnya langsung penasaran sama cerita dari tokoh utama. Dan ternyata kita satu pemikiran kak. Karna saya pun berpikiran bahwa ini menceritakan tentang suaminya yang suka bohong haha karna sepertinya orang - orang yang menbaca judulnya pasti mengiranya seperti itu. Dari novel ini saya menyukai quote2 yang dituliskan oleh kak Pia karna quote tersebut buat kita sadar tentang hal - hal didunia. Tapi saya agak menyayangkan kata kakak bahwa konfliknya yang kurang greget meskipun begitu saya masih tertarik karna bintang yang kakak berikan itu cukup besar. Dan untuk review'annya saya suka. Jelas, padat dan tidak berbelit. Apa yang ingin disampaikan langsung to the point yang membuat kita malah makin ingin membaca novel ini. Review yang singkat tapi mencakup semua hal yang penting dan yang ga pasti ga ada unsur 'spoiler'nya. Terima kasih atas review'annya yang membuatku semakin penasaran kak^^

Blajar pd Nature mengatakan...

waaah kakak ngereiewnya bagus.. jadi penasaran sama novelnya.. oiya ka, itu kenapa gwen baru bisa ketemu setelah nikah sama tristan ? apa gwen anak angkat lalu dipisah sama adiknya ? atau ortu gwen bercerai dan gwen kepisah sma adiknya ? atau gwen diusir dr rumah lalu kepisah sama adiknya ? atau pas gwen kecil, ada penculik yang merebut adik gwen lalu mereka berpisah ? hmm... penasaraan....
thankyuuu reviewnya ka, jadi ada sedikit gambaran kalo aku menang giveaway kali ini akan ngereview kaya gimana... hahaha :D
wish me luck deh !!!

Aerashi γ‘γ‚“γ˜γ‚ mengatakan...

aiiih, judul nya mengecohku. haha. awalnya juga ku pikir suami tukang bohong. eh ternyata, kawin kontrak. tapi aku jadi penasaran gimana cara gwen dan trustan ini menutupi tiap kebohongan pernikahan mereka. apakah akan seru dan timbul benih2 rasa? haha. penasaran sekali.

Fembi Rekrisna Grandea Putra mengatakan...

Saya tertarik dengan tagline-nya, "Jangan berbohong pada orang yang mencintaimu. Jangan mencintai orang yang berbohong padamu." Kalau ini diterapkan, seharusnya tidak ada konflik percintaan di dunia ini. XD Tapi yang mungkin kita pertanyakan adalah "bagaimana kita bisa tahu kalau orang yang kita cintai tidak berbohong kepada kita?" Hmmm...

Ratna Komalasari mengatakan...

Ternyata, hampir semua orang berfikir bahwa 'Pinicchio Husband' maksudnya ialah suami yang suka berbohong wkwk, aku juga berpikir seperti itu pas baca judulnya, tapi ternyata salah banget yaa.
Dan dari review kak Sharie bikin aku penasaran banget sama Tristan dan Gwen, kok bisa yaa mereka kawin kontrak? Bukannya Gwen itu jurnalis sedangkan Tristan pengusaha? Hmm, jadi penasaran apa pemicu mereka berdua hingga sepakat kawin kontrakπŸ˜‚

Btw, good job kak! Challengenya berhasil wkwkπŸ˜‚ seru yaa, blogtournya ada challenge beginiπŸ˜‚

Rina Fitri mengatakan...

Pinocchio Husband menggambarkan Tristan, The-not-so-happy-wife menggambarkan Gwen, Wedding Lies menggambarkan hubungan yang terjalin di antara keduanya. Penggantian judul menjadi Pinocchio Husband terkesan seperti terlalu memihak kepada Tristan. Apakah di novel ini menggunakan sudut pandang Tristan seluruhnya? Menurutku jika judulnya wedding lies lebih menggambarkan hubungan mereka berdua, bukan hanya satu pihak saja.

nunaalia 79 mengatakan...

Judulnya memang mengecoh sekali ya, banyak yang berpikir ini tentang suami yang memiliki sifat pembohong seperti Pinocchio, tapi ternyata maksudnya tentang pernikahan pura-pura. Tapi apapun itu, kisah yang bertema pernikahan selalu bikin penasaran. Apalagi yang awalnya tidak ada cinta hingga harus menjalani pernikahan pura-pura. Justru masalah seperti ini yang kadang bikin aku tertarik untuk mengikuti kisahnya.

Reviewnya bikin makin penasaran dengan novel ini.

Fera Lestari mengatakan...

Jadi pengen kenalan ama Gwen, Tristan dan Guruh. Apalagi temanya tentang wedding, novel romance kesukaan aku banget ini...
Kak Sharie sukses bikin aku penasaran dengan review cantiknya...

nadya siti mengatakan...

KOK KOKKK KOKKK
AKU MIKIRNYA SUAMINYA ITU IDUNGNYA MANCUNG KAYA PINOKIO TAPI KOKKKKK 😭😭😭😲😲😲😲😲😲 suami boongan? mksdnya apaaaa 😭😭😭 simbiosis mutualisme? saling menguntungkan gtu? kawin kontrak gtu?? omaygaaad kok penasaraaaan 😭😭😭😭

Iput A. Futhona mengatakan...

Aku suka review-nya, nih. Gak melebar ke mana-mana, tapi nyentuh poin-poin pentingnya. Aku harus belajar gini kayaknya. Soalnya kepekaanku masih kurang. Review-ku belum sejeli reviewer lain. πŸ˜…πŸ˜… Sepertinya harus rajin berkunjung, nih. πŸ˜‚πŸ˜‚

Lynn Melody mengatakan...

Yeey pertanyaanku terjawab sudah. Ternyata Pinocchio Husband itu maksudnya suami bohongan atau kawin kontrak dan bukan seperti yang aku pikir tadi kalau Pinocchio Husband itu suaminya kayak pinokio gitu, hidungnya menjadi mancung kalau ia berbohong, hehe... Judulnya unik. Tebakanku seperti pinokio ternyata salah. Keren. Aku jadi makin penasaran. :)

[Blogtour & Giveaway] Tapak Setan - Haditha

Judul: Tapak Setan Penulis: Haditha Penerbit: PT. Elex Media Komputindo Terbit: 2018 Tebal: vi + 217 hlm. ISBN: 978-602-04-7989-7 ...